April 2010
42 posts
2 tags
Apr 29th
383 notes
5 tags
Apr 25th
4 tags
Apr 25th
12 notes
5 tags
Apr 25th
2 notes
4 tags
Apr 25th
4 tags
Apr 24th
2 tags
Apr 24th
1 note
6 tags
Apr 24th
4 tags
Apr 24th
1 note
4 tags
Apr 24th
2 tags
Apr 24th
23 notes
3 tags
Apr 23rd
3 tags
Apr 23rd
1 note
3 tags
Apr 23rd
3 tags
Apr 23rd
4 tags
Apr 23rd
4 tags
Apr 23rd
5 tags
Apr 22nd
1 tag
Apr 22nd
219 notes
5 tags
Apr 16th
3 tags
Apr 15th
3 tags
Apr 15th
4 tags
“God, it’s so painful when something that’s so close, is still so far...”
– Tom Petty #ihatequotes
Apr 15th
5 tags
Apr 13th
3 tags
Apr 13th
2 tags
Apr 13th
70 notes
4 tags
Apr 13th
277 notes
2 tags
Apr 9th
720 notes
2 tags
Apr 9th
287 notes
4 tags
Apr 9th
348 notes
5 tags
Apr 9th
4 tags
Apr 9th
3 notes
5 tags
Apr 9th
4 tags
Apr 9th
5 tags
Tragic - Magic
Yeah you build a world of magic because your life is a tragic @paramore - Brick by Boring Brick
Apr 9th
4 tags
Broken Heart
Apr 9th
6 tags
Apr 9th
3 tags
Apr 5th
4 tags
Sepenggal Kisah Tentang Fotokopi
Me: Buk fotokopi ya.. (menyerahkan buku tuebel dan kertas berisi halaman-halaman mana saja yang perlu difotokopi)
Buk fotokopi: O iya (mengambil buku tebel dan catatan itu) (mulai fotokopi)
Me: (duduk menanti di tempat duduk yang sudah disediakan sambil maenan hape)
Pak fotokopi: (berdiri dari duduk, melihat kertas catatan itu) (sengit dan sombong) Kalau saya nggak akan saya terima ini! Langsung saya tolak!
Me: (kaget)
Temenku: (kaget juga) Hah? Ditolak?
Me: =.=" (duh.. ngapain juga dijawab)
Buk fotokopi: (menoleh dengan kaget juga) (memaksa senyum) Bapak nggak suka kalau bukunya tebel, ketebelan (dengan suara sabar)
Pak fotokopi: (tetep dengan suara sombong dan wajah menyebalkan sampai pengen nyakar) Langsung saya tolak kalau gini, nggak sumbut!! (geleng-geleng dengan wajah mencibir - fuvk elek² pak raimu!) Nggak usah!
Buk fotokopi: (diem aja tapi tetep fotokopi - nggak ngreken)
Me: (memalingkan muka - nggak ngreken juga)
Temenku: (bangkit dari kursi, keluar dan ndodok di luar sambil telpon)
---Beberapa menit berlalu. Buk fotokopi masih fotokopi buku tebel itu dengan usaha keras. Kerjanya emang nggak secepat orang-orang fotokopian yang udah terlatih. Agak kerepotan. Dan memang.. akhirnya menit berganti jam.. Lamaaa... Udah gitu, si bapak fotokopian (sengaja nggak kugedein, males) habis cerewet² yang tadi malah balik duduk dan nggak ngapa-ngapain. Mureeem aja.. Beberapa tukang yang kekna lagi benerin lampu rumahnya pun pulang, dan pak fotokopian yang ternyata dipanggil abah itu pun bolak-balik nyerewetin mereka juga. Naudzubillah.. dia itu kekna udah Haji ya.. tapi kok sombongnya minta ampun.. Sampai terbersit rencana mau bilang "Astagfirullah Paaaak, kalau nggak mau fotokopi ya ditutup aja ini fotokopiannya!" tapi MALES.
---Setengah jam kemudian, ada cewek datang. Dia mau jilidin bukunya. Itu masih jam 4. Si bapak yang nerima karena si Ibuk lagi sibuk fotokopi.
Cewek: mau jilid ini, pakai mika aja
Pak fotokopi: (ketus) warna apa? (terdengar ngedumel)
Cewek: pakai mika aja (nggak denger kayaknya)
Pak fotokopi: la iya pakai warna apa? (duh pak, pengen nabok raimu aku, bah duso)
Cewek: biru
Pak fotokopi: jadinya jam 8 malam.
Cewek: aduh, nggak bisa jam 6an pak?
Pak fotokopi: nggak bisa! bisanya jam 8!
Buk fotokopi: paling jam 7 juga udah selesai (sambil senyum menenangkan)
Pak fotokopi: Nggak!! Jam delapan itu!
---Akhirnya si cewek menerima kenyataan pahit itu #alah. Dan harus kembali jam delapan ke situ untuk mengambil bukunya.
---Beberapa lama kemudian, datang dari dua orang ibuk² mau fotokopi. Fotokopi cuma beberapa lembar. Paling dengan kecepatan kerja si Buk fotokopi, bisa selesai 15 menit aja. Tapi si Buk fotokopi juga sungkan karena aku ama temenku udah nunggu LAMA BANGET, jadi nggak mungkin minta kompensasi ke aku buat mendahulukan fotokopian ibuk-ibuk itu. Jadi Buk fotokopi bilang baru bisa diambil abis Isya. Ibuk-ibuk itu nawar habis Maghrib, tapi si pak fotokopi rese langsung mutusin dengan suara menggelegar.
Pak fotokopi: nggak bisa buk! Lihat ini masih banyak, itu tebel trus ada lagi itu yang tebel! Nggak bisa kalau habis Maghrib!! (ngedumel)
---Akhirnya ibuk-ibuk itu nggak jadi fotokopi dan meninggalkan tempat fotokopian.
Pak fotokopi: (sekali lagi, dengan suara menyebalkan dan wajah memuakkannya) Ngene ini lapo seh kok diterimo! (wengwengwengwengweng....)
Buk fotokopi: (kelihatannya udah sebel denger suaminya ngomong gitu) (mungkin juga mikir: TUWEK KOK GOBLOK -- ahahahaii... ini cuma di pikiran saya saja loh) La lek gag diterimo itu artine gak niat golek duik!!
Pak fotokopi: (tercekat sebentar, tapi terus ngroweng lagi) (karena saya cuma dengar suaranya seperti dengungan tawon tua yang udah gag enak lagi didengarkan, saya tidak akan menuliskannya di sini)
Buk fotokopi: lek gag gelem fotokopi, yo ditutup ae iki tokone, ya Mbak ya? (tiba-tiba Buk fotokopi meminta persetujuan saya)
Me: (kaget karena apa yang dikatakan Buk fotokopi serupa tapi tak sama dengan apa yang ada di dalam pikiran saya, saya jadi cuma bisa mantuk mantuk) he eh hehehehe....
Buk fotokopi: wes ditutup ae (menegaskan lagi pada suaminya)
Pak fotokopi: (nggremeng lagi dengan suara lebih rendah, seakan tertekan dengan aura kekesalan sang istri dan merasa tak lagi dominan dalam kancah perdebatan #halah) yo wes ditutup ae.. golek duik yo.. weng weng weng weng weng (semakin tidak jelas).
Temenku: (kembali keluar dari fotokopian dan menelpon temennya lagi)
---Setengah jam kemudian fotokopian selesai. Lumayan, satu lembarnya 150 dan si Ibuk dapat sekitar 40 rebu dari fotokopianku. Si bapak rese geje itu entah udah ke mana, ke dalam kayaknya. Soalnya tadi disuruh bantu ngitung malah kertasnya diorat-arit gag karuan sampek akhirnya si Ibuk dengan suara agak keras bilang "wes, aku ae sing ngitung!"
Yah dan akhirnya aku dan temenku kembali ke kosannya dosenku yang ada di deket situ, daerah Bareng. Sebenarnya ke sana dalam rangka mau konsultasi skripsi dan kudu fotokopi buku tentang Comparative Studies. Karena cuma itu satu-satunya fotokopian yang deket, ya udah, fotokopi di situ deh. Eh amit amit jabang bayi, ketemu sama bapak-bapak gueje suombong setengah urip setengah mati.
Dan ada pelajaran yang kudapatkan dari situ. Ternyata fotokopi bisa mengakibatkan pertengkaran rumah tangga, how pathetic...
Apr 4th
3 tags
Apr 4th
2 tags
Apr 4th
295 notes
3 tags
Apr 4th
779 notes